PERKENALAN TRENGGILING

Trenggiling adalah satu-satunya mamalia bersisik. Sisiknya terbuat dari keratin, zat pembentuk rambut dan kuku kita. Trenggiling hanya makan semut dan rayap. Hewan ini tidak berbahaya bagi manusia. Saat ketakutan, trenggiling menggulung tubuhnya untuk melindungi diri.

Trenggiling, termasuk sisik yang sudah dilepaskan dari tubuhnya, sering dijumpai dalam perdagangan satwa liar ilegal.

Trenggiling tidak dikenal luas di luar Afrika dan Asia. Terdapat delapan spesies trenggiling: empat di Afrika dan empat di Asia. Kedelapan spesies ini tercantum dalam Lampiran I dalam Konvensi tentang Perdagangan Internasional dalam Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam (CITES), tingkat perlindungan internasional tertinggi. Selain itu, trenggiling dilindungi oleh undang-undang di negara habitatnya.

Spesies trenggiling memiliki lebih dari satu nama umum dan ilmiah. Untuk tujuan buku panduan ini, kedelapan spesies tersebut akan diidentifikasi sebagai berikut: